Selasa, 05 November 2013

Pentingnya Memiliki Rekening US Dollar

Saya perhatikan akhir-akhir ini semakin banyak orang Indonesia yang mendapatkan penghasilan utama maupun sampingan dalam nominal US Dollar, tetapi yang bersangkutan tetap tinggal di dalam Indonesia dan berbelanja dengan menggunakan mata uang Rupiah. Walaupun demikian, saya lihat kebanyakan tetap menerima penghasilan US Dollar tersebut melalui rekening Rupiah.
Sebenarnya akan lebih menguntungkan jika mereka menerima penghasilan tersebut melalui rekening US Dollar.

Pertama
Dengan menggunakan rekening Rupiah, bank akan melakukan konversi dari US Dollar ke Rupiah setiap kali yang bersangkutan menerima penghasilan. Konversi ini akan tetap dilakukan walaupun kurs tukar sedang tidak menguntungkan. Jika nilai tukar USD-IDR berubah dari 9500 menjadi 9000, misalnya, seseorang yang berpenghasilan US Dollar tetapi belanja dengan Rupiah akan secara efektif kehilangan penghasilan sebesar sekitar 5%. Di luar hal tersebut, beberapa bank akan mengenakan biaya tambahan jika sebuah transaksi melibatkan konversi mata uang. Dengan memisahkan rekening US Dolar dan Rupiah, kita bisa bebas melakukan konversi pada saat yang lebih menguntungkan.

Kedua
Selisih kurs jual beli di bank biasanya lebih lebar daripada jika kita menggunakan jasa money changer. Sebagai perbandingan, selisih kurs jual-beli pada sebuah bank lokal mencapai 300 point, sedangkan dimoney changer bisa mencapai 50 point atau bahkan lebih kecil lagi. Dengan menggunakan rekening US Dollar untuk menerima penghasilan, kita memiliki pilihan untuk menarik US Dollar dalam tunai dan menukarkannya ke Rupiah di money changer. Jika diinginkan melakukan penukaran sesuai dengan kurs bank (misalnya dengan alasan kepraktisan), hal tersebut juga dapat dengan mudah dilakukan.

Ketiga
Beberapa barang seperti komputer dijual di dalam negeri dalam mata uang dolar. Dengan menerima penghasilan US Dollar di rekening Rupiah, jika kita membeli komputer, maka kita terkena dua kali konversi mata uang: dari US Dollar ke Rupiah pada saat menerima penghasilan, dan kembali lagi dari Rupiah ke US Dollar ketika membeli barang yang dijual dalam mata uang US Dollar. Dengan menerima penghasilan dalam rekening US Dollar, kita bisa terhindar dari biaya berganda ini. Caranya adalah dengan melakukan pembayaran langsung dengan uang tunai US Dollar untuk membeli barang-barang yang dijual dalam nominal US Dollar. Lebih daripada itu, untuk menutupi resiko kerugian akibat fluktuasi nilai tukar, penjual komputer biasanya memperlebar selisih kurs jual-beli sebesar kurang lebih 50 point dari kurs tukar bank.